Rabu, 24 Juni 2020

Idul fitri tahun 1441 ini di masa covid 19

Idul fitri tahun 1441 ini di masa covid 19

Assalamualaikum hello gaes salam sehat untuk kita semua, oiya minal aizin walfaizin mohon maaf lahir batin, sedikit cerita di idul fitri tahun ini. Pagi ini 25 mei 2020 idul fitri 1441 H, Allah kasih kita musibah di tahun ini untuk menguatkan rasa syukur dan kesabaran kita sampai harapan kita banyak yang pupus di tahun ini, di lebaran ini hehe termasuk saya, namun Alhamdulillah masih di kasih nikmat sehat dan nikmat rezeki dari Allah untuk saya dan keluarga serta kita semua, ya begitulah lebaran tahun ini kurang begitu bersemangat karna satu dan lain hal hihi, ya lebaran tahun ini saya dan keluarga saya sepakat untuk tidak melakukan tradisi seperti kita semua lakukan ya itu kami tidak OPEN HOUSE ya karna memang wabah ini membuat kita harus menjaga keluarga kita masing-masing. 
Tidak ada sholat IED di masjid berjamaah, tidak ada bersalam-salaman dengan masyarakat sekitar dll, sekitar pukul 08:12 kami sekeluarga menuju ke kampong dalam lagi untuk sungkeman atau salaman dengan eyang kakung dan eyang putri yang dari mama saya, karna walaupun ada wabah ini mereka ttep butuh kami walaupun hanya bersalaman dan meminta maaf dan kami yakin kami sehat karna kami juga hanya di rumah saja selama ini, ya kenapa harus ke rumah eyang atau kakek nenek saya? Sebab selain mereka lah orang tua mama saya, eyang saya adalah yang trakhir yg Alhamdulillah Allah masih kasih umur panjang dan  nikmat sehat embah atau orang tua ayah saya sudah berpulang ke rahmatullah kurang lebih embah putri 4 tahun lalu embah kakung saya 2 tahun lalu. 
Lanjut cerita hehe, disana saya dan keluarga hanya terfokus kepada pakde atau abang nya mama saya dan yang utama eyang saya dan tetap menggunakan masker dan membawa hand sainitaizer. Setelah semua sudah kami langsung melanjutkan ke pemakaman embah kakung dan embah putri saya, lanjut cerita karna waktu yang menunjukkan pukul 9:30 dan di grup keluarga dari pihak ayah saya sudah menuju kerumah kami, kami pun bergegas pulang. Ya kenapa katanya gak open house kok keluarga masih kumpul? Ya saya jawab ya teman-teman. Disini ayah saya 5 bersaudara saya mempunyai pakde atau abang dari ayah saya namun Allah lebih sayang beliau 100 hari yang lalu beliau berpulang dan 4 bersaudara ini ayah saya nomor ke 2 dan yang paling tua,. 
Nah karna ayah saya paling tua dan keluarga kami sangat amat kental dengan adat jawa jadinya setiap yang tua setelah tidak ada orang tua yang paling tua di anggap orang tua, dan akhirnya dalam beberapa 3 tahun ini selalu lebaran dan berkumpul dirumah saya, dan kenapa masih berkumpul? Ya karna kami yakin mereka baik-baik dan sehat dan kami pun menyiapkan bilik tempat dimana mereka masuk untuk di semprot dan kami anjurkan gunakan masker dan handsanitaizer. Setelah melalui jalan yang sangat amat rusak kami sampai dan mereka menaati aturan yang saya jelaskan diatas dan ayah saya anjurkan dan barulah mereka bersungkeman dengan ayah dan mama saya.
Setelah itu di lanjutkan bersalaman dengan sepupu yang lain dan langsung menikmati makanan khas dari nenek buyut dari ayah sekian dan terimakasih. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar