Senin, 27 April 2020

pendidikan agama islam

 A. Pendidikan agama islam 
         Pendidikan agama islam adalah upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani, ajaran agama islam, dibarengi dengan tuntunan untuk menghormati penganut agama lain dalam hubungannya dengan kerukunan antar ummat beragama hingga terwujud kesatuan dan persatuan bangsa.
Menurut beberapa ahli tentang pendidikan agama islam:
 1) Drs. Ahmad D. Marimba
    "Pendidikan Islam adalah bimbingan jasmani dan rohani berdasarkan hukum-hukum agama islam menuju terbentuknya kepribadian utama menurut ukuran-ukuran Islam". ( Pengantar filsafat pendidikan Islam)
   2) Drs. Burlian Somad
    "Suatu pendidikan dinamakan pendidikan islam, jika pendidikan itu bertujuan membentuk individu menjadi bercorak diri, berderajat tertinggi menurut ukuran Allah dan isi pendidikannya untuk mewujudkan tujuan itu adalah ajaran Allah". (Beberapa persoalan dalam pendidikan Islam)
   3) Drs. Usman Said.
    "Pendidikan agama islam ialah segala usaha yang terbentuknya atau membimbing/menuntun rohani jasmani orang menurut ajaran islam".(Sumbangan pendidikan islam terhadap pembentukan kepribadian indonesia)
B. TUJUAN DAM FUNGSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
a. Tujuan Pendidikan Agama Islam
       Tujuannya agar menumbuhkan dan meningkatkan keimanan melalui pemberian dan pemupukan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, serta pengalaman peserta didik tentang agama islam sehingga menjadi manusia muslimyang terus berkembang dalam hal keimanan, ketakwaannya, berbangsa dan bernegara, serta untuk dapat melanjutkan pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
       Secara umum, tujuan pendidikan agama islam terbagi kepada: tujuan umum, tujuan sementara, tujuan akhir, dan tujuan operasional, tujuan umum adalah tujuan yang akan dicapai denagan semua kegiatan pendidikan baik dengan pengajaran atau dengan cara lain.
  b. Fungsi Pendidikan Agama Islam
     1. Pencegahan, yaitu untuk menangkal, hal-hal negatif dari lingkungannya atau dari budaya lain yang dapat membahayakan dirinya dan menghambat perkembangannya menuju manusia Indonesia seutuhnya.
     2. Pengajaran, tentang ilmu pengetahuan keagamaan secara umum system dan fungsional.
C. PENTINGNYA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
a. Pendidikan Agama dalam Lingkup Pendidikan Nasional 
        Kita sebagai warga Negara Indonesia yang beriman dan bertakwa, patriotic (cinta tana air) menjadikan falsafah pancasila sebagai pedoman hidup bernegara dan bermasyarakat. Sepakat bahwa pendidikana gama (khususnya islam) harus kita sukseskan dalam pelaksanaan pada semua jenis, jenjang, dan jalurnya. Sesuai dan sejalan dengan aspirasi bangsa seperti telah digariskan dalam tap-tap MPR, dan undang-undang telah menjabarkan aspirasi tersebut yang telah disetujui oleh DPR dan disahkan oleh presiden. Sehingga menjadi dasar yuridis nasional kita mengikat seluruh warga Negara Indonesia ke dalam satu system pendidikan nasional.
 b. Pendidikan Agama Islam Pada Sekolah Umum
Pendidikan secara kulturan pada umumnya berada dalam lingkup peran, fungsi dan tujuan yang tidak berbeda. Semuanya hidup dalam upaya yang bernaksud mengankat dan menegakkan martabat manusia melalui transmisi yang dimilikinya, terutama dalam bentuk transfer of knowledge dan transfer of values.

Dalam konteks ini secara jelas juga menjadi sasaran jangkauan pendidikan islam, merupakan bagian dari system pendidikan nasional, sekalipun dalam kehidupan bangsa Indonesia tampak sekali eksistensinya secara cultural. Tapi secara kuat ia telah berusaha untuk mengambil peran yang kompetitif dalam setting sosiologis bangsa, walaupun tetap saja tidak mampu menyamai pendidikan umumn yang ada dengan otonomi dan dukungan yang lebih luas, dalam mewujudkan tujuan pendidikan secara nyata.
c. Pendidikan Agama Dilembaga Sekolah
Manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap tuhan yang maha esa sebagai karsa sila pertama pancasila, tidak dapat terwujud secara tiba-tiba. Manusia beriman dan bertaqwa terbentukmelakukan proses kehidupan dan proses pendidikan, khususnya kehidupan beragama dan pendidikan agama. Proses pendidikan itu berlangsung seumur hidup manusia baik dilingkungan keluarga, di lingkungan sekolah dan di masyarakat
d. Pentingnya Pendidikan Agama Islam Bagi Peserta Didik
    Seseorang bayi yang baru lahir adalah makhluk Allah swt yang tidak berdaya dan senantiasa memerlukan pertolongan untuk dapat melangsungkan hidupnya di dunia ini.

     Maha bijak sana Allah swt yang telah menganugrahkan rasa kasih saying kepada semua ibu dan bapak untuk memelihara anaknya dengan baik tampa mengharapkan imbalan.

   Manusia lahir tidak mengetahui sesuatu. apapun, tetapi dia anugrahi oleh Allah swt pancaindra, pikiran, dan rasa sebagai modal untuk menerima ilmu pengetahuan, memiliki keterampilandan mendapatkan sikap tertentu melalui proses kematangan dan belajar terlebih dahulu. 
     d. Pentingnya Pendidikan Agama Islam Bagi Peserta Didik
Seseorang bayi yang baru lahir adalah makhluk Allah swt yang tidak berdaya dan senantiasa memerlukan pertolongan untuk dapat melangsungkan hidupnya di dunia ini.

Maha bijak sana Allah swt yang telah menganugrahkan rasa kasih saying kepada semua ibu dan bapak untuk memelihara anaknya dengan baik tampa mengharapkan imbalan.

Manusia lahir tidak mengetahui sesuatu apapun, tetapi dia anugrahi oleh Allah swt pancaindra, pikiran, dan rasa sebagai modal untuk menerima ilmu pengetahuan, memiliki keterampilandan mendapatkan sikap tertentu melalui proses kematangan dan belajar terlebih dahulu. Jadi pendidikan agama islam adalah ikhtiar manusia dengan jalan bimbingan dan pimpinan untuk membantu dan mengarahkan fitrah agama si anak didik menuju terbentuknya kepribadian utama sesuai dengan ajaran agama.

Oleh karena itu masalah akhlak atau budi pekerti merupakan salah satupokok ajaran islam yang harus diutamakan dalam pendidikan agama islam untukditanamkan atau diajarkan kepada anak didik. 

Sabtu, 25 April 2020

Nama  :  Puji Wismaningrum 
Nim.    : 11711004 
Kelas.  : PAI A semester 6 
Makul  : jurnalistik 

Sambut Ramadhan, Pemkab Sintang Gelar Pawai Ta'aruf Keliling Kota
Sambut Ramadhan, Pemkab Sintang Gelar Pawai Ta'aruf Keliling KotaSambut Ramadhan,  Pemkab Sintang Gelar Pawai Ta'aruf Keliling Kota
24 april 19:53 2020 
KBRN, Sintang: Menyambut datangnya bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriah/2020 Masehi, Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang bersama Panitia Bersama Ormas Islam di Kabupaten Sintang menggelar kegiatan Pawai Ta’aruf Syiar Ramadhan.

Pawai Ta’ruf ini dilepas  Bupati Sintang, Jarot Winarno, yang di Depan Pendopo Bupati Sintang, pada Minggu sore, (24 /04/2020).

5 Kendaraan hias mengikuti pawai Ta’ruf menyambut Ramadhan 1441 Hijriyah di Kota Sintang, Pawai ini diikuti sejumlah ormas islam dan komunitas masyarakat dengan menampilkan berbagai hiasan bernafaskan Islam.

Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan  kegiatan pawai ta’aruf ini merupakan salah satu kegiatan menyambut datangnya bulan suci ramadhan.

 “Telah tiba bulan yang kita rindukan, bulan yang kita tunggu, yaitu bulan suci Ramadhan, tentunya dengan kegiatan pawai ta’aruf ini kita bergembira menyambut kedatangan bulan suci ramadhan, namun untuk tahun ini saya himbau untuk tidak ada yang mengikuti pawai keliling ini cukup mobil dan speaker sholawatan saja yang mengelilingi kota sintang” Kata Jarot.

Pawai Ta’aruf ini, kata Jarot dimaksudkan agar umat islam bergembira menyambut datangnya bulan suci ramadhan.

 “Diperintahkan kepada kita untuk bergembira, bersuka cita, bersenang-senang menyambut hadirnya bulan suci ramadhan, karena bulan suci ramadhan merupakan bulan yang penuh hikmah,” ucapnya.

Melalui pelaksanaan pawai ta’aruf ini diharapkan dapat menjalin tali silaturahmi dan sebagai momentum bermaaf-maafan, namun karna covid 19 ini kita mengadakan pawai ini dengan tujuan supaya budaya ini tetap berjalan walaupun tidak semeriah tahun lalu.

“Melalui pawai ta’aruf juga sebagai salah satu momentum kita untuk menjalin silaturahmi serta bermaaf-maafan, karena sebelum menjalankan ibadah puasa, kita bermaaf-maafan bersama keluarga, sahabat, teman dan sesama umat,”  tambahnya.

Ketua Panitia Penyelenggara, H. Abdurrani mengatakan kegiatan pawai ta’aruf ini merupakan tradisi dalam rangka menyambut kedatangan bulan suci ramadhan, “dalam kehidupan masyarakat-masyarakat islam, tradisi menyambut kedatangan bulan suci ramadhan dilakukan dengan kebahagiaan dan kegembiraan.

“Makna nya adalah agar ibadah ibadah yang dilakukan pada bulan ramadhan dapat dilaksanakan secara ikhlas khidmat dan tawadu’, dan bukan merupakan beban, mendasari makna tersebut dalam rangka menyambut kedatangan bulan suci ramadhan tahun ini, semua ormas islam di Kota Sintang bersepakat salah satu kegiatannya adalah pawai taaruf syiar ramadhan,”  kata H. Abdurrani.

Selain menyambut bulan suci ramadhan, pawai ta’aruf bertujuan untuk mengembangkan syiar Islam dan silaturahmi.

 “Pawai taaruf ini dimaksudkan disamping menjalin silaturahim sesama umat juga bertujuan merupakan pengembangan syiar islam dikalangan umat,”  Tambahnya.

Acara pelepasan Pawai Ta’aruf dihadiri  Kapolres Sintang, AKBP. Adhe Hariadi, S.IK, MH, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, jajaran Forkopimda lainnya serta para pimpinan Ormas-Ormas Islam dan pimpinan OPD yang ada dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.
Namun bapak bupati sintang dan para anggota polisi yang lain tetap memantau berlangsung nya acara ini, karna adanya wabah corona ini bupati sintang dan ketua panitia tidak mengijinkan untuk masyarakat ikt serta keliling kota sintang seperti tahun sebelumnya, takut terjadi yang tidak di ingin kan, kebijakan bupati dan panitia tetap mengadakan pawai keliling namun hanya mobil yang di hias tanpa membawa anak-anak,  dan kegiatan ini berlangsung hanya 15 menit saja mengelilingi stadion baning dan rumah adat melayu.