Senin, 30 Maret 2020

artike untk mahasiswa

                         Selasa,31 maret 2020




Arah Pergerakan Mahasiswa Masa Depan

   Saya adalah mahasiswa yang bercokol dikampus yang disebut-sebut sebagai kampus hijau. Kampus yang begitu mencolok dengan almamater biru cerah. Melalui tulisan artikel ini saya ingin mengutarakan pendapat saya mengenai pergerakan mahasiswa saat ini dengan teknologi dengan keadaan yang sekarang ini, keadaan yang bukan kemauan kita untuk menjalani nya yaitu kuliah secara online. Begitu mirisnya saya melihat saudara-saudara seperjuangan saya dan para adik tingkat saya dengan berbagai tanggapan menanggapi keadaan seperti ini banyak perdebatan yang tidak elok di dengar walaupun suara mereka tidak semua nya menilai buruk tentang kuliah online ini.
   Tulisan ini juga merupakan jawaban atas peratanyaan mengenai dimana uang spp saat kuliah online? Kenapa tidak dikembali kan saja dan banyak pertanyaan lain diluar sana oleh mahasiswa baik semester awal maupun semester atas. Tercatat tanggal 17 maret kuliah tatap muka diliburkan dengan keadaan yang tidak lagi aman jika dilanjutkan akibat adanya covid 19 atau corona hal ini bukan tidak difikirkan matang-matang dengan para dosen bahkan Rektor, dan tanggal 27 maret kita semua mendapat Surat Edaran Rektor IAIN Pontianak Nomor 5 tahun 2020 tentang Kewaspadaan dini, kesiapsiagaan serta tindakan antisipasi pencegahan covid 19 di lingkungan IAIN Pontianak. Dengan ini IAIN Pontianak bekerjasama dengan PT. Indosat memberikan fasilitas perkuliahan secara online gratis (tanpa kuota ) bagi pengguna produk indosat, melalui e-learning (akses url : learning.iainptk.co.id).
Saya sendiri sudah lama mengetahui informasi ini. Ketika mendengar dan melihat informasi ini sudah di share di semua grup bahkan diperorangan saya merasa ada angin segar untuk mahasiswa yang lain. Semoga langkah ini bisa membantu meringan kan beban mahasiswa belajar online dirumah dengan tidak keluar rumah seperti bersantai di warkop dan lain-lain. Tapi ternyata hasil dari langkah dengan tjuan meringan kan beban mahasiswa dalam belajar online di pandang sebelah mata dengan sebagian mahasiswa, ada beberapa mahasiswa menuliskan beberapa keluhan tentang kemana uang spp mereka dan meminta untuk dikembalikan, melihat tulisan suara mereka hati saya seperti di cambuk merasa bahwa dimana kah tingkat fikir kemahasiswaan mereka saya melihatnya seperti siswa bukan seperti mahasiswa, memang itu hak suara masing-masing orang tapi begitu sangat miris ketika mereka mengkoar-koar kan suara mereka ke mahasiswa lain dan membuat ajakan untuk meminta uang kembali dengan pihak kampus adalah perbuatan yang nantinya juga bisa membuat mereka malu dengan sendiri.
  Seharusnya mahasiswa hadir untuk memperbaiki bangsa ini, membawa hasil perubahan pola piker masyarakat. Bukan sebaliknya, hanya menjadi kompor disetiap keadaan, dan keadaan ini bukan keinginan semua orang, semua diluar rencana manusia, yang sekarang dibutuhkan adalah keadaan membaik khusus nya dengan menghindar dari penyakit yang semua orang tidak ingin terkena nya, bukan Cuma barisan point-point tuntutan. Kemudian tindakan aksi meminta uang spp kembali, bukan kah kalian sudah merasakan nya juga sekarang, vasilitas yang sekarang kalian nikmati dilingkungan kampus bahkan kegiatan belajar online juga menggunakan uang yang kita bayar, jika ada yang memberi celotehan tentang dosen memakan gajih buta, tolong buka mata kalian lebar-lebar jika dosen memekan gajih buta tidak ada namanya kuliah online dan kuliah online tidak mungkin terselenggara, tunjuk kan pola piker mahasiswa yang lebih luas tentang menanggapi setiap masalah dengan memikirkan baik buruk nya suatu ucapan, mahasiswa punya peran untuk punya fikiran dan wawasan yang lebih luas, sementara kondisi Indonesia saat ini masih dalam  kewaspadaan jadi peran mahasiswa disini sebar kan berita positif dan fakta. Salut saya untuk rekan-rekan mahasiswa yang lain yang tidak mengikuti cara yang salah, disini bukan kh kuliah online itu asyik? Asyik bukan, kalian bisa mengikuti kuliah online sembari kalian baring, makan, bahkan sambil minum kopi. Semoga kita dapat terus memberi informasi dan tindakan yang positif untuk perbaikan bangsa Indonesia dengan stop berita HOAX dalam lingkungan masyarakat maupan kampus hijau kita.Jika kau sukses, bangsa inipun akan sukses. 
Bangunlah mahasiswa Indonesia, bangkit, ambil buku dan pena, keluarkan ide positifmu, dan lihat keadaan bangsa ini. 
   HIDUP MAHASISWA!!!!!!!

kuliah sambil rebahan

                                    Senin, 30 maret 2020 
Kuliah online ( kuliah sambil rebahan) 
#dirumahaja 
Assalamualaikum gaes salam sehat untuk kita semua.
Berbagi cerita tentang kuliah online (kuliah sambil rebahan)  seperti blog-blog sebelum nya,  awal nya saya anggap kuliah online ini seru, dan enak karna kita bisa melakukan kegiatan apapun dirumah sambil kuliah, termasuk sambil baring,  sambil makan,  sambil ngemil, dan lain-lain.  
   Setelah berlangsung 2 minggu kuliah online ini terselenggara, saya mulai merasa bosan, jenuh, suntuk karna hanya bisa di lakukan #dirumahaja dan gak jarang saya juga ketiduran karna kuliah nya sambil rebahan hehehe, selain itu juga saya merasa rindu akan kehadiran teman-teman sekelas, suasana ngumpul sama sahabat, suasana diluar rumah,  suasana jalanan menuju kampus, keadaan ini seperti diri ini terkurung dengan perasaan terancam.  
  Kemudian kuliah di hari ke 18 tepat nya di hari kamis kuliah online berlangsung seperti biasa kami membuat sinopsis di setiap persentasi kelompok individu wajib membuat sinopsis tersebut, setelah selesai mata kuliah tersebut kurang lebih jam 14:40 saya mendapatkan telvon dari ayah saya 
Ayah : "nong lagi apa? Udah makan? Jangan keluar rumah ya, minum vitamin nya,  oiya gimana keadaan pontianak? Toko2 sudah banyak yang tutup ya?  Mama ayah kefikiran kamu". 
Saya : "baru selsai kuliah online yah,  alhamdulillah udah makan, iya siap vitamin selalu di minum kok,  ya begitulah yah, sudah banyak yang tutup, bahkan gubernur bapak sutar midji sudah menghimbau bahwa penyebaran virus covid 19 atau corona ini sudah menyebar sangat pesat di pontianak dan penyebaran nya melalui orang satu ke orang lain, tapi masih juga banyak masyarakat yang membandel keluar dengan tidak menggunakan masker dan masih membandel dengan nyantai di warkop. "
Ayah: " kuliah nya berlangsung dengan sistem online kan?  Balik ke sintang aja gimana? "
Saya : " iya ayah kuliah online tetap berlangsung sesuai mata kuliah,  emang boleh kah pulang sekarang? " 
Ayah : " boleh, sore ini ayah cari kan trevel, dan jangan lupa pakai masker dan sarung tangan"
Saya : " oke yah (alhamdulillah balek sambil senyum) "
  Selanjutnya setelah saya telfonan dengan ayah saya,  saya langsung bergegas mencari informasi tentang keadaan jalur mudik saya karna ada terendus kabar akan ada penutupan jalur mudik,  begitu saya mencari informasi namun tidak ada hasil,  namun saya yakin saya bisa balik tanpa ada hambatan kemudian saya berkemas-kemas.
  Keesokkan hari nya tepat di jum'at 27, maret 2020 saya balik ke kampung tepat nya jam 02:00 menggunakan trevel langanan,  di jalan alhamdulillah saya tidak mendapatkan hambatan, kurang lebih perjalanan saya menuju kampung halaman selama 7 jam tepat di jam 08:04 saya sampai dirumah.  
  Dan yang buat saya terkejut ketika saya di sambut tidak seperti biasa nya, begitu saya sampai di rumah saya tidak di bukakan pintu depan dengan lebar,  namun saya di buka kan pintu beberapa cm saja dan yang keluar bukan ayah/mama saya melain kan kepala adek saya hehehe. Dia memberitahu saya "langsung lewat belakang" saya kaget karna posisinya saya baru sampai dan adik saya membuka pintu dengan menggunakan masker, tak tunggu lama saya langsung jalan ke pintu belakang tepat nya pintu dapur bersih, karna saya mempunyai 2 dapur, yaitu dapur kotor dan bersih, kemudian saya membuka pagar pintu belakang dan disitu saya di hadapi dengan 2 baskom yang berisi air di hangat dan baskom kedua berisi rinso, tak lama keluar ayah saya dari pintu dapur dan menyuruh saya untuk menyemprot kan barang-barang saya termasuk badan saya dengan hensainitezer dan kemudian mandi,  setelah itu saya lakukan baru lah saya boleh masuk ke rumah. 
  Keesokan hari nya kakak saya menelfon saya 
Kakak : " dek jangan keluar rumah dulu selama 7 hari yaa, jangan dekat-dekat sama adek-adek dulu kamu isolasi diri dulu 7 hari,  ada keluhan apa?  Demam gak?  Batuk pilek gak?  
Saya : " yah kakak,  saya kan di pontianak udah 14 hari #dirumahaja, alhamdulillah gak ada keluhan mba gak demam dan lain-lain.  
Kakak: " kamu tu disana gak apa2 tapi takutnya di jalan nya, kan 1 mobil dengan orang."
Saya : " oke mba siap"
  Setelah pembicaraan itu saya diam dan masih tetap berfikir walaupun agak sedikit sedih karna saya pulang juga kangen dengan keponakan eh saya harus mengisolasi diri dulu.. Tapi ya sudah saya mencoba berfikir positif agar saya tidak terjadi yang tidak-tidak dengan saya.  
   Dan tepat pada hari ini saya sudah berada di rumah selama 2 hari dan saya di isolasi juga sudah 2 hari kemudian pada hari ini senin, 30 maret 2020 saya melakukan kegiatan pagi seperti biasanya membantu sebisanya pekerjaan dirumah dengan mama saya,  dan ditambah lagi pekerjaan saya dengan membantu ayah saya dalam mengerjakan tugas online untuk anak SD, pengalaman saya membantu ayah saya dalam membuat QUIS online untuk anak SD ini yaitu saat awal mereka bertanya di grup kelas nya, banyak yang belum paham tentang email dan sandi hehehe..  Jadi saya yang membantu ayah saya memonitori mereka dan mengarahkan mereka, ada beberapa orang dari mereka sudah mendownload tapi tidak tahu cara log in nya akibat bahasa yang di gunakan adalah bahasa inggris, sambil satu persatu saya arah kan secara online hanya lewat grup kelas 5 SD di handphone ayah saya, kurang lebih dari jam 07:00 sampai 12:50 saya memonitori dan membantu mereka saya langsung beralih membuka handphone saya, saya kaget karna terdapat pesan di notifikasi wa saya, kemudian saya membuka grup makul pada hari ini yaitu makul bimbingan penulisan karya ilmiah. Disitu ibu menjelaskan terkait tentang pembelajaran jarak jauh ini, dan mengajak kami untuk sharing tentang karya tulis ilmiah ini,  dan saya pun ikut serta dalam sharing tersebut, walaupun dalam keadaan batrai handphone saya 8% hehehe akibat pemadaman di kampung saya, dan saya lupa untk mengecas nya, setelah ibu memberi tips dari sharing saya, saya membaca keluhan dari kawan-kawan yang lain tapii tanpa ada rasa bersalah mata ini terpejam hihi, karna posisi yang sangat mendukung yaitu rebahan di depan kipas dan tv hehehe. Selanjutnya tepat pukul 15:05 saya terbangun karna di bangunkan mama saya untuk sholat barulah saya sadar bahwa saya masih membuka grup mata kuliah hari ini.
   Setelah itu saya membuka grup dan melihat isi di grup hanya membahas tentang tips untuk teman-teman yang bertanya kepada ibu.  Kemudian saya sholat setelah sholat saya di panggil dengan ayah saya untk melanjutkan membuat QUIS untuk tugas esok hari,  setelah saya membantu ayah saya,  saya  melihat notifikasi grup ini dengan jumlah pesan 10 pesan kemudian saya membaca arahan tugas minggu ini dari ibu dan setelah sholat magrib saya membuat tugas yang ibu berikan dan tepat di waktu isya tugas saya selesai.  Alhamdulillah.
  Sekian cerita kuliah online (kuliah sambil rebahan)  walaupun cerita nya campur-camput tujuan saya hanya ingin berbagi cerita.. Mohon maaf jika banyak kesalahan kata dan lain-lain 🙏 wasalamualaikum 

Jumat, 13 Maret 2020

perjalanan mencari dokumen kearsipan

Senin, 09 maret 2020 
Pengalaman Mencari Dokumen Kearsipan
Assalamualaikum... 
 Pada blog kali ini, saya ingin sedikit bercerita tetang pengalaman
Pertama saya dalam mencari dokumen kearsipan yang di beri dosen 
Mata kuliah karya tulis ilmiah.
   Tepat nya hari ini, awal nya saya fikir pada minggu ini perkuliahan seperti biasa tatap muka di kelas, dan tepat pada pukul 11:45 saya Melihat notifikasi dari handphone saya dan notifikasi itu ternyata pesan dari teman saya, dia memberi informasi kepada saya bahwa sanya perkuliahan di libur kan, kemudian teman saya mengirim pesan yang sudah ibu bagikan di grup, kebetulan pada saat itu saya belum masuk grup karna saya baru masuk kelas A kembali. 
  Setelah itu degan cermat saya pahami apa maksud dari tugas yang ibu bagikan ini kemudian saya berbincang dengan teman saya untuk bersiap- siap berangkat ke tempat yang ibu tunjukkan.  Tepat jam 12 : 15 selepas sholat dzuhur, karna saya mempunyai janji dengan teman saya untuk menjemput nya . 
  saya pun pergi ke rumah teman saya dan akhir nya kami pergi ke perpustakaan daerah di jalan letjen sutoyo,  sesampai nya di sana kami masih menunggu teman yang lain, sekitar 15 menit kami menunggu tibalah teman sekelas yang datang nya satu persatu,  tanpa tunggu waktu lama salah satu teman saya mengajak saya dan teman lain untuk masuk ke dalam, setelah itu kami di arah kan untuk ke halaman belakang yang mana ujar salah satu teman saya di sana lah tempat penyimpanan kearsipan tersebut.  
  Setelah itu saya dan teman - teman pergi kesana, sesampai nya di sana kami tidak melihat 1 orang pun.  Yah pada saat itu waktunya makan siang, selang beberapa menit sambil duduk dan beberapa teman saya ada yang sambil memetik buah yang ada di sana tak lama ada 2 orang wanita dan salah satu teman saya bertanya dimana kami bisa mendapat kan informasi tentang kearsipan ini, ujar kakak itu " langsung saja ke ruangan bapak di atas" bapak nya saya lupa nama nya.  
   Kemudian kami  merundingkan langkah selanjutnya dan pada akhirnya kami  kembali kedalam perpustakaan daerah itu untuk mengambil foto di dalam nya,  selepas itu saya dan teman yang lain mencar entah kemana yang bersama saya hanya 1 sahabat saya setelah itu kami berdua mengambil tas dan sambil mencari teman yang lain.  Kemudian kami bertemu dengan sahabat saya yang sudah 1 tahun tidak bertemu karna beda kelas,  tanpa melihat handphone saya dan sahabat saya bercerita sampai pada akhirnya saya kehilangan jejak teman kelas yang lain. Setelah itu saya dan sahbat saya keluar untuk menunggu teman yang lain barang kali mereka masih di lingkungan perpustakaan daerah,  setelah itu saya bertanya kepada sahabat saya setelah ini kita kemana?  Dosen pengampu mata kuliah karya tulis ilmiah berpesan bahwa kami harus mencari di perpus dan di kantor sebelah rumah adat melayu,  namun sangking keasyikan berbincang dengan sahabat yang sudah lama tidak bertemu karna kesibukan satu sama lain akhirnya kami  mencari tempat santai untuk reunian.
  Setelah beberapa menit tiba lah kami di tempat yang kami rencanakan, saya pun asyik bercanda dan bercerita dengan sahabat saya karna sudah lama tidak bertemu. Setelah itu kami pulang dan sesampainya di rumah saya bertanya dengan teman saya yang pergi ke kantor sebelah rumah adat melayu sesuai amanah dosen. 
  Teman saya bercerita bahwa didalam kantor tersebut banyak dokumen lama dari berbagai daerah, bahkan teman saya di ajak menonton film zaman dahulu oleh petugas kantor,  dan teman saya juga mengirim kan foto mereka bersama petugas kantor. Mendengar cerita itu saya bahagia namun saya juga bahagia karna saya dapat berkumpul dan bisa menyambung Silahturahmi kembali dengan sahabat-sahabat saya 
Sekian perjalanan mencari dokumen kearsipan pada kali ini
Wassalamalaikum 

 

Senin, 09 Maret 2020

Hallo assalamualaikum perkenalkan nama lengkap saya puji Wismaningrum,biasa di panggil arum/uum,sya lahir di Sintang, 08 januari 1999,saya berasal dri Sintang,sekarang saya tinggal di tabrani ahmad,hobbi saya masak, saya anak ke 3 dari 4 bersaudara, kk sya 2 yg pertama kk sya sudah menikah bekerja sebagai perawat dan yg ke 2 kk sya sudah menikah dan bekerja sebagai dokter,adik sya masih bersekolah.

Riwayat pendidikan:
Sya SD di SDN 04 pandan tepat nya di sintang, smp saya masuk pesantren di makong jga msh daerah sintang, sma sya di SMA 01 PANDAN msh di ruang lingkup sintang,dan ini pertma kali sya merantau saat sya kuliah

Cukup sekian perkenalan singkat dari saya wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh;)